Kamis, 26 Maret 2009

e-commerce


Usaha ini adalah usaha dodol aneka rasa.
Untuk memasarkan produk dodol aneka rasa digunakan sistem e-commers, outlet dan waralaba
Sistem e-commers dijalankan dengan membuat suatu websites yang nantinya para konsumen dapat melihat katalog produk-produk kami. Selain itu, konsumen dapat membeli produk kami darimana saja dan kapan saja selama 24 jam penuh.
Cara pembayaran dapat dilakukan melalui rekening kami atau dengan kartu kredit.
Selain itu kita juga menyedikan sistem waralaba agar jangkauan pemasarannya lebih luas.
Dalam sistem e-commerce ini anda dapat menghubungi kami jika berminat untuk menjadi jaringan kami dalam sistem waralaba.
Langkah-Langkah Membuat Spreadsheet

Langkah 1

Buka dokumen baru Microsoft office Excel 2007

Langkah 2

Masukkan data yang kita inginkan, misalnya saja kita ingin menghitung presentase serat dalam beberapa bahan pangan

Langkah 3

Beri warna dan garis pada table dengan menggunakan option fill colour dan border sesuai dengan keinginan kita

Langkah 4

Memasukkan rumus % serat

% serat =

Kita menulis formula dengan rumus =((D4-C4)/B4)*100 pada kolom E4 lalu tekan enter

Langkah 5

Lalu keluar hasil perhitungan kadar air pada kolom E4. Drag mulai kolom E4 hingga E5 saat kursor bertanda palang hitam dan semua hasil perhitungan %serat akan muncul

Langkah 6

Untuk membuat chart atau diagram, klik insert dan ada beberapa pilihan seperti column,line dan lain sebagainya misalnya saja pilih column dan pilih style yang kita inginkan. Lalu klik design dan select data. Pilih data mana saja yang kita inginkan untuk dijadikan chart atau diagram.

Langkah 7

Lalu akan mucul Gambar seperti di bawah ini

review propietary software, shareware dan open source

Intinya, propietary software itu hampir sama dengan barang yang bisa kita beli di pasar. Jika kita ingin menggunakannya, kita harus membelinya. Propietary software sangat dibatasi oleh hak cipta. Kita tidak diperkenankan mendistribusikan kembali, mengotak-atik program, dan software ini tidak disertai dengan kode sumber.

Shareware adalah software yang dapat digunakan tanpa biaya dalam jangka waktu tertentu. Setelah jangka waktu tersebut selesai, pengguna diberi pilihan, apakah akan melanjutkan menggunakan software tersebut (dengan konsekuensi membayar) atau tidak menggunakan lagi software tersebut. Terkadang pada shareware diberi batasan fitur yang hanya bisa digunakan jika pengguna membeli softwarenya. Seperti freeware, shareware masih dibatasi oleh hak cipta. Tujuan pembuatan shareware cukup jelas, yaitu memberikan contoh hasil jadi software tersebut sebelum dibeli oleh pengguna. Beberapa contoh dari shareware ini misalnya StyleXP, Window Blinds, WinRAR, dan sebagainya.

Berbeda dengan jenis software sebelumnya, open source software memberikan kebebasan kepada kita untuk menggunakan, mengubah sesuai dengan kebutuhan, dan medistribusikan kembali, baik software aslinya maupun yang telah kita ubah. Biasanya software yang bersifat open source menyertakan kode sumber dalam pendistribusiannya. Tujuan pembuatan open source software biasanya bukan untuk tujuan komersil, namun lebih ke tujuan sosial bagaimana sebuah software bisa bermanfaat bagi para pengguna. Beberapa contoh open source software misalnya Pidgin, qGo, Inkscape, gimp, dan masih banyak lagi.

Rabu, 25 Maret 2009

Review StarOffice

StarOffice adalah paket Office luar biasa. Kemampuannya untuk dikembangkan lebih lanjut dengan bantuan macro membuat paket Office ini begitu fleksibel. Dengan macro, kita bahkan bisa menyimulasikan berbagai fungsi dari StarOffice.Bagi kita yang sering menggunakanStarOffice, tentu saja kita selalu menggunakan berbagai fungsi-fungsi dasar seperti membuat dokumen baru, membuka dokumen baik secara read/write ataupun read only, menyimpan dokumen, mengubah properties dokumen, mengetahui statistik dokumen, mencari teks tertentu dalam dokumen, ataupun mencetak dokumen.
Semua fungsi tersebut adalah fungsi dasar StarOffice. Tak terlepas dari komponen apapun yang Anda gunakan, baik Writer, Calc ataupun Impress, membuka dan menyimpan dokumen adalah tugas dasar yang tak terelakkan.
Dengan macro, kita dapat mengembangkan apa saja di StarOffice. Membuat file manager sendiri pun bisa asalkan rajin karena tersedia banyak dukungan fungsi file sistem. Tidak mudah memang mempelajari macro di StarOffice. Sering berlatih adalah salah satu cara untuk mempelajarinya.
StarOffice menyediakan semua aplikasi yang ada pada Ms. Office, bahkan lebih lengkap dan unggul. Suite StarOffice versi Linux merupakan suite gratis untuk penggunaan non komersial sedang untuk penggunaan kommersial diperlukan lisensi.
Keuntungan:
1. Powerfull dan Full Features.
2. Memiliki banyak aplikasi.
3. Integrasi aplikasi office.
4. Kompatibel dengan Ms. Office.
Starwriter dapat digunakan untuk membuka dan mengedit file dengan ekstensi rtf, doc, dll. StarImpress dapat digunakan untuk membuka dan mengedit file presentasi dengan ekstensi ppt.
5. Harga murah (kita cukup keluar uang untuk membeli CD atau koneksi internet untuk men-download tanpa perlu membayar lisensi untuk penggunaan non komersial).
6. Lebih Stabil dan tahan virus (StarOffice versi Linux) karena berjalan dalam platform sistem operasi Linux.
Kelemahan:
Lambat ketika dijalankan pertama, karena StarOffice merupakan integrasi kumpulan program aplikasi, sehingga jika dijalankan maka StarOffice akan memanggil program-program aplikasi yang merupakan suite officenya.

Kamis, 05 Maret 2009

RESEP NASTAR KLASIK

Bahan:
250 g tepung terigu rendah protein/soft wheat/cap kunci
30 g tepung maizena
225 g mentega/margarin
20 g susu bubuk
60 g gula halus
2 butir kuning telur
1/4 sdt garam halus
Cengkih untuk hiasan
Selai Nanas:
400 gr nanas matang, parut
200 g gula pasir
3 buah cengkih
5 cm kayu manis/ 1/4 sdt bubuk kayu manis
1/4 sdt garam halus
Olesan, aduk rata:
3 butir kuning telur
2 sdm susu tawar cair/ 1 sdm susu bubuk, larutkan dengan 2 sdm air

Cara Membuat:
1.
Campur tepung terigu, tepung maizena dan susu bubuk, aduk rata/ayak.
2. Tambahkan gula halus, kuning telur, mentega/margarin dan garam ke dalam campuran tepung. Aduk dengan garpu atau mixer kecepatan rendah (gunakan satu gigi)hingga terbentuk adonan yang berbutir-butir.
3. Padatkan adonan dengan tangan atau sendok kayu sehingga terbentuk adonan yang bisa dipulung/dibentuk.
4. Ambil sejumput adonan, bentuk menjadi bulatan, pipihkan. Isi tengahnya dengan 1/2 sendok teh selai nanas. Bulatkan kembali.
5. Atur kue yang telah dibentuk di atas loyang beroles margarin. Olesi permukaannya dengan bahan olesan. Tancapkan satu buah cengkih di atasnya.
6. Panggang kue dalam oven bertemperatur 150 derajat celcius selama 20 menit atau hingga kue matang dan berwarna kuning kecokelatan. Angkat, dinginkan. Simpan dalam stoples kedap udara.
7. Selai Nanas: Campur parutan nanas, gula pasir, kayu manis, cengkih dan garam, aduk rata. Panaskan sambil terus diaduk hingga terbentuk adonan selai yang kental. Angkat, dinginkan.
Untuk 550 g

Tip:
Jangan mengaduk adonan dengan tangan terlalu lama karena panas tangan akan mencairkan lemak dalam adonan. Akibatnya kue kering akan keras/tidak rapuh. Aduk seperlunya, asal adonan sudah bisa dibentuk. Untuk variasi rasa, selai nanas bisa diganti selai sesuai selera.